Kembali ke koleksi
Cahaya untuk Bonar

MPC-0068 / Cerita Anak

Cahaya untuk Bonar

oleh Rosintan Hasibuan

2017ID78 halamanBalai Bahasa Sumatera Utara

Ujian Hidup Bonar: Bonar adalah seorang anak yang harus menghadapi cobaan hidup berat di usia muda. Setelah ayahnya meninggal dunia, ibunya sakit-sakitan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup dan membiayai pengobatan ibunya, Bonar bekerja sebagai pengembala sapi milik tetangganya, Uwak Haposan, serta merawat kebun pisang peninggalan almarhum ayahnya. Kehilangan Pekerjaan dan Duka: Karena fokus membagi waktu antara sekolah, merawat ibu yang sakit, dan mengurus kebun pisang, sapi gembalaannya sering terabaikan. Uwak Haposan merasa kecewa lalu memecat Bonar. Cobaan tak berhenti di situ; tidak lama kemudian, ibu Bonar meninggal dunia dan meninggalkannya sebatang kara. Kemandirian dan Kehangatan Sahabat: Meskipun diajak tinggal bersama keluarga sahabatnya, Lambok, Bonar memilih tetap mandiri di rumahnya tanpa ingin merepotkan orang lain. Ia bertekad untuk terus bersekolah dan menggapai cita-citanya menjadi petani sukses. Dukungan terus mengalir dari teman-teman dan tetangga yang sering membawakannya makanan. Reuni dengan Poltak: Suatu hari, teman sekelasnya bernama Sahala datang meminta bantuan. Kakek (Opung) Sahala baru saja membeli sapi dari Uwak Haposan, namun sapi tersebut tampak kurus dan tidak sehat. Sapi itu ternyata Poltak, sapi yang dulu digembalakan Bonar. Harapan Baru: Di bawah perawatan telaten Bonar, Poltak kembali bugar dan sehat hingga akhirnya melahirkan anak sapi. Sebagai bentuk rasa terima kasih, Opung Sahala memberikan anak sapi tersebut secara cuma-cuma kepada Bonar. Anak sapi itu menjadi modal berharga bagi Bonar untuk melanjutkan pendidikan dan meraih masa depannya. Pesan Moral & Nilai Utama Ketabahan dan Kegigihan: Mengajarkan pentingnya pantang menyerah dan bersikap mandiri meski dihadapkan pada penderitaan atau kesusahan hidup. Arti Penting Pendidikan: Menggambarkan keteguhan seorang anak yang mengutamakan sekolah dan cita-cita di tengah krisis ekonomi. Kepedulian dan Empati: Menunjukkan indahnya solidaritas antar sesama teman, tetangga, dan lingkungan sekitar.

Buka reader
LisensiPublisher Permission
Pemegang hakBadan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
DistribusiDiizinkan

01 / KATEGORI

Cerita Anak

Buku ini berada dalam koleksi Cerita Anak. Jelajahi judul lain dengan tema serupa.

Lihat semua buku kategori ini
#Cahaya untuk Bonar#Balai Bahasa Sumatera Utara#Rosintan Hasibuan

02 / CONTENT MAP

Daftar isi

Daftar isi

Daftar isi belum tersedia untuk buku ini.

READER TOOLS

Simpan & nilai

Masuk untuk menyimpan buku dan menulis ulasan. Masuk

COMMUNITY NOTES

Ulasan pembaca

/ 5

Belum ada ulasan.