
← Back to collection
— / 5

MPC-0036 / Roman
Rencong Aceh: Roman Realistis
Latar Belakang & Pengantar Pengantar Penerbit & Redaksi: Berisi pengumuman administrasi penerbitan Moestika Alhambra di Medan, informasi pendaftaran agen/pelanggan, serta himbauan dari Redaksi (Gaillardia) kepada para pembaca, agen, dan pembantu karangan untuk terus mendukung keberlangsungan majalah. Latar Tempat (Kota Banda Aceh / Koetaradja): Penulis menggambarkan Oelee Lheuë sebagai pelabuhan dan tempat pemandian pantai yang terkenal di Koetaradja. Selain Oelee Lheuë, ada tempat pemandian Lho' Nga dan Mata Ië. Pemandian Oelee Lheuë digambarkan sangat indah dan ramai dikunjungi oleh pemuda-pemudi dari berbagai kalangan. 2. Bab I: Pemandian di Pantai Olee Lheuë Peristiwa Penyelamatan: Pada peringatan hari besar Kerajaan Belanda (31 Agustus), pantai Oelee Lheuë dipenuhi pengunjung. Dua orang pemuda sahabat, Nizam dan Azman, sedang berada di sana. Insiden Nona Helena: Nizam melihat seorang gadis Eropa yang terseret ombak laut saat belajar berenang menggunakan papan hingga ke tengah laut dan mulai kehabisan tenaga. Nizam dan Azman segera berenang menerjang ombak untuk menolongnya. Nizam berhasil menyelamatkan gadis tersebut tepat saat ia tenggelam. Pertemuan & Perkenalan: Gadis tersebut dibawa ke tepi pantai dalam keadaan pingsan. Setelah sadar dan ditolong warga serta dipinjami jas mandi milik Nizam, diketahui gadis tersebut bernama Helena yang tinggal di daerah Setui (Sitoeï). Nizam dan Azman mengantarkannya pulang ke rumahnya menggunakan taksi. Di rumah Helena, mereka disambut oleh ibunya (Nji Soemiati) dan saling berkenalan. Nizam menyampaikan bahwa ia bekerja di Firma Jew & Co. 3. Bab II: Aloenan Gelombang Asmara Hubungan yang Semakin Dekat: Sejak kejadian tersebut, hubungan Nizam dan Helena semakin erat. Mereka sering bertemu, berbincang, hingga pergi mandi ke pantai bersama. Helena dikenal sebagai sosok gadis yang ramah, tidak sombong, dan sangat menghargai pertolongan Nizam. Latar Belakang Keluarga Helena: Ayah Helena adalah mantan perwira tentara pemerintah Belanda yang pernah bertempur di Aceh. Semasa perang, ayahnya pernah mengalami kehausan hebat dan meminum air kotor dari kolam di atas bukit, yang ternyata mengandung racun/bibit penyakit (typust). Akibat penyakit tersebut, ayahnya diberhentikan dari dinas ketentaraan dan hanya menerima uang pensiun f 50.- per bulan. Ayahnya menikah dengan wanita Indonesia (Nji Soemiati) dan sempat berpindah-pindah (Betawi ke Koetaradja). Latar Belakang Nizam: Nizam dan orang tuanya bukan warga asli Aceh, melainkan merantau dari tanah Jawa. Nizam menyelesaikan sekolahnya di Betawi sebelum akhirnya bekerja di Medan/Aceh pada Firma Jew & Co. Benih-Benih Asmara: Suatu hari Minggu pagi, Nizam berkunjung ke rumah Helena dengan berpakaian rapi. Ia menemui Helena yang sedang memetik bunga mawar di taman. Di sana terjadi perbincangan hangat bercampur gurauan khas anak muda, di mana Helena menyematkan setangkai bunga mawar di dada Nizam, menandakan hubungan asmara yang mulai tumbuh di antara keduanya.
LicensePublisher Permission
Rights holder—
DistributionAllowed
01 / CATEGORY
Roman
This book belongs to the Roman collection. Explore more titles with a similar theme.
Browse all books in this category →02 / CONTENT MAP
Table of contents
Table of contents
A table of contents is not available for this book yet.
COMMUNITY NOTES
Reader reviews
No reviews yet.



