Kembali ke koleksi
Si Sapar: Sebuah Novelette tentang Kehidupan Penarik Betjak di Djakarta

MPC-0055 / Fiksi / Novelet

Si Sapar: Sebuah Novelette tentang Kehidupan Penarik Betjak di Djakarta

oleh Utuy Tatang Sontani

1964ID52 halamanJajasan Kebudajaan Sadar, Djakarta

Novelet ini menceritakan nasib tragis Si Sapar, seorang pemuda berusia 18 tahun dari desa (udik) yang mengadu nasib di Jakarta menjadi penarik becak. 1. Awal Perjuangan dan Realitas Pahit di Jakarta - Sapar menyewa becak tua dari seorang juragan kaya (Wak Haji) dengan sistem harian yang menekan. - Awalnya ia optimistis, namun perlahan ia menghadapi realitas kerasnya Jakarta: cuaca panas, penumpang kaya yang culas (membayar murah), perlakuan sewenang-wenang polisi lalu lintas, hingga cibiran bahwa penarik becak tak ubahnya seperti "kuda". Pengalaman ini mengubah perangainya menjadi pendiam dan judes. 2. Pertemuan dengan Onih - Pada suatu malam, Sapar menyelamatkan seorang wanita cantik bernama Onih yang sedang dikejar-kejar polisi jalanan. - Sapar jatuh hati pada Onih. Demi menyenangkan hati Onih, Sapar rela mengubah penampilannya (mencukur rambut, memakai sabun wangi, menyetrika kaos) dan bertindak sebagai pengantar pribadinya setiap malam. - Namun, Sapar segera menyadari kenyataan pahit bahwa Onih adalah seorang pekerja seks komersial (PSK) yang memanfaatkan becaknya untuk menjajakan diri kepada lelaki kaya berpenumpang mobil sedan. Sapar kerap merasa sakit hati karena diabaikan dan hanya dijadikan "alat" pembawa muatan. 3. Puncak Konflik dan Tragedi Bersama - Setelah dicemooh dan diejek oleh sesama penarik becak karena "tergila-gila pada PSK", perasaan Sapar makin hancur. - Suatu malam, Sapar membohongi Onih dengan membawanya ke tempat sunyi di pinggir rel kereta api luar kota. Sapar menuntut cinta dan kesetaraan yang sama seperti lelaki kaya, namun Onih menolak serta menghina status sosial Sapar sebagai penarik becak. - Dalam kegelapan dan emosi yang meluap, Sapar menancapkan pisau ke perut Onih. Diliputi rasa bersalah dan cinta yang pekat, Sapar tidak melarikan diri; ia mendorong becak beserta Onih ke tengah rel kereta api lalu memeluknya rapat-rapat hingga keduanya tewas tertabrak kereta. 4. Legenda Hantu Becak - Pasca-kematian mereka, surat kabar dan pejabat menyederhanakan kasus tersebut sebagai keganasan penarik becak. - Namun, kemunculan arwah Sapar dan Onih mulai menghantui kota Jakarta. Hantu mereka menakut-nakuti para lelaki kaya pengendara mobil sedan yang sering mencari kebiasaan malam. Salah seorang pejabat pedagang negara bahkan mendadak jatuh sakit parah akibat diteror oleh penampakan wujud arwah Sapar yang mengerikan.

Buka reader
LisensiPublisher Permission
Pemegang hak
DistribusiDiizinkan

01 / KATEGORI

Fiksi / Novelet

Buku ini berada dalam koleksi Fiksi / Novelet. Jelajahi judul lain dengan tema serupa.

Lihat semua buku kategori ini
#Fiksi#Novelet#Si Sapar#Utuy Tatang Sontani

02 / CONTENT MAP

Daftar isi

Daftar isi

Daftar isi belum tersedia untuk buku ini.

READER TOOLS

Simpan & nilai

Masuk untuk menyimpan buku dan menulis ulasan. Masuk

COMMUNITY NOTES

Ulasan pembaca

/ 5

Belum ada ulasan.